5 Cara Memilih Bibit Lovebird Untuk Lomba ( gantangan )

Lovebird Mania - Ketika kita akan berniat mengikuti jadwal lomba atau gantang burung lovebird kelas balibu maupun kelas dewasa maka sobat memiliki burung lovebird yang gacor ngekek panjang merupakan suatu keharusan, bagi orang yang berduit caranya cukup mudah, tinggal membelinya dari pemaster handal dengan harga yang lumayan tentunya, namun bagi sobat yang "pas-pasan" maka perlu kerja keras untuk memiliki lovebird siap gantang

Banyak sekali cara untuk melatih lovebird agar siap untuk dilombakan, dari mulai memberikan obat-obatan ( suplement ) sampai menggunakan cara misterius, namun ada yang benar-benar berhasil ada yang hasilnya nihil, tapi para pemaster burung ini tidak pernah menyerah untuk terus menjadikan burungnya agar menang lomba

Pada umumnya keberhasilan dalam melatih lovebird sehingga menjadi " alat tempur " hanya sekitar 20% an saja, sebagai contoh dari 10 burung yang dilatih, yang bisa dikatakan berhasil mengeluarkan suara ngekek panjang dan siap gantang di lapang ada sekitar 2 ekoran saja, dan 8 ekor lagi "gagal" alias tidak jadi burung siap lomba, dan biasanya yang gagal ini dirawat untuk dijadikan indukan

Banyak faktor yang mempengaruhi berhasil atau gagalnya pemasteran, salah satunya adalah pemilihan bibit calaon juara, calon lovebird yang akan dilatih harus melalui proses seleksi, dan pada kesempatan ini kita akan menjelaskan cara memilih bibit lovebird untuk lomba, kami mengkhususkan ini untuk perlombaan kelas paud atau balibu ( bawah lima bulan ), yaitu sebagai berikut ;

1. Pilihlah bibit dari keluarga lovebird paruh merah, karena paruh merah dipercaya lebih tahan banting ketika proses penggemblengan berlangsung, juga bisa kita lihat bahwa jawara ngekek panjang kebanyakan dari paruh merah.

2. Pilih lovebird yang mempunyai jenkel ( jenis kelamin ) betina, karena yang biasanya suaranya lantang dan latah panjang adalah dari jenis betina.

3. Pilih dari trah / keturunan indukan mantan juara, anakan lovebird trah juara akan lebih mudah disetting dari pada yang tidak ada riwayat keturunan juara.

4. Pilih yang bodynya bongsor, sehat dan terlihat aktif atau lincah, proses pelatihan membutuhkan fisik yang kuat, maka fisik lovebird juga jadi prioritas seleksi.

5. Pilih yang agak jinak ( jangan yang terlalu jinak atau yang terlalu liar ) yang sedang-sedang saja.

Nah, itulah ke 5 cara memilih bibit lovebird ketika sobat sekalian akan melakukan pemasteran / penyetingan pada burung lovebird, agar mempermudah prosesnya dan prosentase keberhasilan akan meningkat.
,

ARTIKEL TERBARU

Akhir Tahun 2019 Harga Lovebird Beranjak Naik

Total Pageviews